PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN HYBRID THERMOELECTRICS DENGAN MEMANFAATKAN PANAS MATAHARI DARI KOLEKTOR PARABOLA SILINDRIS

Defrianto Defrianto, Eri Wiyadi, Lazuardi Umar

Abstract


Pembangkit energi listrik Thermoelectric Generator tipe 10W-4V-40s bekerja melalui perbedaan suhu dikedua sisinya. Sisi panas (Th) dari sebuah elemen TEG diletakan pada dudukan yang terbuat dari bahan Alumunium Dural dan diberi sumber panas yang berasal dari kolektor surya parabola, pada sisi dingin (Tc) elemen TEG dipasang heatsink guna mengurangi energi panas yang menembus sisi dingin serta menjaga suhunya agar tetap rendah, hasil dari penelitian menunjukan bahwa Kolektor surya parabola dalam penelitian ini mampu menghasilkan suhu maksimum sebesar 64,2 °C. Tegangan Voc maksimum yang dihasilkan dari penelitian adalah sebesar 1,087 V selain itu tegangan beban Vo terhadap variasi hambatan beban RL pada suhu Th 40 °C dan suhu sisi dingin Tc 32 °C  adalah 459, 47 mV pada R­L 20 Ω., arus beban maksimum yang diperoleh adalah 125,97 mA pada RL 0,5 Ω dan cendrung turun seiring bertambahnya RL yaitu sebesar 23,63 mA pada RL 20 Ω. Nilai tegangan VL dan IL paling besar terletak pada saat receiver berada pada ketinggian 17,5 cm atau tepat berada pada titik fokus reflektor, yaitu sebesar 120,90 mV dan 31,87 mA dengan ∆T sebesar 25 °C.

Keywords


Termoelektrik Generator; Koefisien Seebeck; Figure of Merit; Efisiensi; Hambatan Internal

References


1. Jaramillo, O. A., Venegas-Reyes, E., Aguilar, J. O., Castrejón-García, R., & Sosa-Montemayor, F. (2013). Parabolic trough concentrators for low enthalpy processes. Renewable Energy, 60, 529–539.

2. Molki, A. (2010). Simple Demonstration of the Seebeck Effect. Science Education Review, 9(3), 103–107.

3. Puspita, W., Defrianto, D., & Soerbakti, Y. (2021). Prediksi Kadar Particulate Matter (PM10) Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan di Kota Pekanbaru. Komunikasi Fisika Indonesia, 18(1), 1–4.

4. Bergman, T. L., Incropera, F. P., DeWitt, D. P., & Lavine, A. S. (2011). Fundamentals of heat and mass transfer. John Wiley & Sons.

5. Baltrenas, P., Vaitiekūnas, P., Vasarevičius, S., & Jordaneh, S. (2008). Modelling of motor transport exhaust gas influence on the atmosphere. Journal of Environmental Engineering and

Landscape Management, 16(2), 65–75.

6. Juostas, A., & Janulevičius, A. (2009). Evaluating working quality of tractors by their harmful impact on the environment. Journal of Environmental Engineering and Landscape Management, 17(2), 106–113.

7. Zhao, D., & Tan, G. (2014). A review of thermoelectric cooling: materials, modeling and applications. Applied Thermal Engineering, 66(1-2), 15–24.

8. DiSalvo, F. J. (1999). Thermoelectric cooling and power generation. Science, 285(5428), 703–706.

9. Seprima, M. & Defrianto, D. (2020). Prediksi Curah Hujan dan Kelembaban Udara Kota Pekanbaru Menggunakan Metode Monte Carlo. Komunikasi Fisika Indonesia, 17(3), 134–138.

10. Talom, H. L., & Beyene, A. (2009). Heat recovery from automotive engine. Applied Thermal Engineering, 29(2-3), 439–444.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jkfi.18.3.167-172

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.